Pengaruh Pandemi Covid terhadap Ekonomi Bisnis

Nama : Rafi Pramana Tyaswara

NIM   : 20190530112

Kelas : C

    

     Seperti yang kita ketahui, Covid-19 banyak sekali merubah tatanan kehidupan manusia pada saat ini. Dari pola hidup, hingga kebiasaan sehari-hari, baik itu menuju perubahan postif ataupun menuju perubahan negatif. Perubahan ini juga didukung oleh pemerintah yang mengeluarkan protokol kesehatan seperti, selalu memakai masker, selalu menjaga jarak, dan membawa handsanitizer. Tentu hal tersebut sangat berdampak sekali terhadap perilaku manusia, yang mungkin biasanya hidup bebas, sekarang harus hidup dengan banyak aturan yang harus dilakukan. Oleh karena itu banyak sekali pedagang, tempat nongkrong dan tempat bermain yang cenderung sepi. 

    Di masa pandemi ini, banyak sekali pedagang - pedagang kecil yang mengalami kerugian, mengapa? Hal tersebut dikarenakan terbatas nya pembeli. Pada saat pandemi, banyak sekali pembeli yang berhati-hati agar tidak membeli sesuatu secara sembarangan, karena mereka takut terkena covid yang ada. Mereka lebih memilih untuk membeli sesuatu yang terlihat higenis dan aman. Di sekitar tempat tinggalku ada seorang pedagang telur gulung. Menurut dia, pandemi covid ini sangat merugikan dirinya, bagaimana tidak? Biasanya dagangan dia habis dalam sehari, akan tetapi sejak pandemi, hal tersebut tidak lagi terjadi yang membuat dirinya harus membuat strategi baru agar dagangan nya laris kembali. 

    Selain pedagang - pedagang kecil, ternyata cafe juga terkena dampak dari pandemi covid ini loh. Sejak awal pandemi, banyak sekali cafe yang tutup untuk sementara, hal tersebut dilakukan guna mencegah orang-orang berkumpul di satu tempat, tentu hal tersebut merugikan pihak cafe. Menurut teman saya yang memiliki sebuah cafe, dirinya mengaku mengalami kerugian, bagaimana tidak? Cafe milik nya baru saja dibuka sekitar 4 hari, tapi sudah harus ditutup sejak pandemi covid selama 1 minggu. Bahkan setelah dibuka pun, pengunjung harus dibatasi, tempat duduk harus diberi jarak, dan pihak cafe harus menyediakan hand sanitizer dalam jumlah yang lumayan banyak. Hal tersebut sungguh merugikan bagi pihak pemilik cafe, akan tetapi hal tersebut tidak membuat teman saya menyerah, dia tetap bersyukur cafe milik nya masih bisa buka. Dirinya juga mengaku sudah memikirkan strategi bagaimana cara agar cafe nya selalu penuh dalam batas pengunjung yang sudah ditentukan.

Komentar